Mahasiswa

Mahasiswa IAI DALWA Menjadi Delegasi Indonesia Dalam Agenda SEAEP 2018 di Malaysia dan Thailand

Kabar hangat terdengar dikalangan civitas akademika Institut Agama Islam Darullughah Wadda’wah, karena salah satu mahasiswa jurusan Sejarah Kebudayaan Islam semester VI, Muhammad Kholid berhasil menjadi delegasi South East Asia Exchange Program 2018 di Malaysia dan Thailand.

Berawal dari link pendaftaran dari pihak Tim Muda Menginpirasi selaku panitia acara, Muhammad Kholid mencoba untuk mendaftar dan mengikuti seleksi berupa pengiriman Curiculum Vitae,  Motivation Latter, dan beberapa berkas lainnya. Setelah menerima surat penerimaan, dilanjutkan sesi Interview dengan menggunakan bahasa Inggris oleh pihak panitia. Dan Alhamdulillah, saudara Muhammad Kholid diterima menjadi delegasi SEAEP 2018 bersama delegasi lainnya yang berjumlah 20 peserta dari berbagai kampus ternama di Indonesia seperti UGM, IPB, UNAIR, IPDN, UMP, UNS, UMI dll.

Berbagai hal disiapkan oleh saudara Muhammad Kholid, mulai dari perizinan ke pihak rektorat dan pesantren, pesan dari Wakil Rektor III Al-Ustadz Fauzi Hamzah “ selalu aktif dalam setiap kegiatan dan tetap jaga kesantriannya”. Selain perizinan, ia juga harus menyiapkan materi yang akan dipresentasikan nantinya serta beberapa penampilan seni budaya.

Para delegasi menetap di Malaysia selama dua hari, berkunjung Ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, disana para delegasi berdiskusi dengan Duta besar dan staffnya tentang perkembangan Negara Malaysia untuk dijadikan bahan pertimbangan strategi pembangunan Negara Indonesia.

Setelah dari KBRI Kuala Lumpur, para peserta beranjak ke Universitas Malaya, universitas terbaik di Malaysia. Disana para peserta di sambut di Museum and Art Hall oleh beberapa dosen dan mahasiswa UM. Beberapa acara diagendakan seperti Simposium dengan tema “The Role of Youth Student in the Sustainable Development Goals in The Era of Millenial”, kemudian dilanjutkan dengan Forum Grub Discussion, setiap kelompok diwajibkan untuk mempresentasikan hasil diskusinya. Saudara Muhammad Kholid mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan PPT mengenai SDGs in Economic and Business.

Agenda lainnya berupa Art Perfomance, saudara Muhammad Kholid mempresentasikan budaya Betawi dengan baju adatnya berupa Kopiah, Jas, dan Celana hitam serta sehelai kain batik yang diikatkan dipinggang. Disela-sela acara, Muhammad Kholid bertemu dengan Salah satu Staff IAI Dalwa Munawwar yang sedang berlibur di Malaysia.

Pada hari ketiga, para peserta beranjak ke Bangkok dengan agenda yang sama, berkunjung ke KBRI Bangkok dengan pembahasan yang sama, kemudian melangkah menuju Universitas Chulalongkorn, universitas terbaik ketiga di Thailand. Disana, para delegasi mengunjungi Museum Kebudayaan ditemani oleh Dekan Fakultas Kesenian Chulalongkorn University.

Ketika ditanya tujuan dari keikutsertaan saudara Muhammad Kholid dalam SEAEP 2018, “Saya mengikuti SEAEP ini memiliki niat untuk mencari ilmu, memperluas relasi dengan mahasiswa-mahasiswa seluruh Indonesia, memperluas cakrawala berfikir, memandang Indonesai dari perspektif luar, sehingga melatih diri agar bisa berbaur dengan masyarakat global khususnya linkungan Asia Tenggara ini”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *