Berita Kampus

JURNAL IAI DALWA MENDAPAT UNDANGAN KHUSUS UIN MALANG

MALANG – Pada hari Rabu tanggal 3 Oktober 2018, IAI Dalwa diundang oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk mengikuti acara Academic Writing dan Tata Kelola Jurnal terindex International Scopus. Yang menghadiri acara tersebut ialah Moch. Khafidz Fuad Raya, M.Pd.I. (Peneliti/ Dosen sekaligus Managing Editor jurnal IAI Dalwa) dan Mohammad Syafiq, S.Ps.I., (Dosen dan Editor Jurnal IAI Dalwa). IAI Dalwa merupakan salah satu PTKIS yang diundang secara terbatas oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, undangan terbatas ini dikarenakan IAI Dalwa mempunyai hubungan baik yang dijalin dengan Perpustakaan Pusat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Acara yang diselenggarakan di Rumah Jurnal UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dihadiri oleh para pengelola jurnal di kalangan civitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan pengelola jurnal terpilih PTKIS.

Acara yang diselenggarakan selama 3 hari ini (dari tanggal 3 s/d 5 Oktober 2018) ini sangat penting karena materi yang disajikan adalah clinic jurnal dan bagaimana sistem tata kelola jurnal agar terindex Scopus. Acara yang dihadiri oleh Prof. Ali Makin, Ph.D (Editor in Chief Jurnal Al-Jami’ah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), Muhammad Nida Fadlan, M.Hum (Redaktur Jurnal Studia Islamica UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Dr. Mundi Rahayu, M.Hum. dan beberapa pemateri lain juga membahas bagaimana teknik menulis jurnal Internasional di luar negeri baik secara substansi maupun teknik penulisannya. Paik Faiz (panggilan akrabnya Bapak Faizudin Harliansyah, MIM., Kepala Perpustakaan Pusat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) mengatakan bahwa teknik menulis jurnal adalah sangat penting bagi civitas akademika UIN Malang untuk mewujudkan budaya keilmuan meriset.

Pada kesempatan sesi, Bapak Muhammad Nida Fadlan, M.Hum sebagai Redaktur Jurnal Studia Islamica UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengatakan jurnal merupakan sarana pada ilmuwan dan pegiat penelitian untuk menuangkan hasil penelitiannya ke dalam sebuah tulisan. Asisten Redaksi jurnal Studia Islamika ini mengatakan bahwa jurnal Studia Islamica terindex Scopus bukan tanpa sebab tiba-tiba terindex, tetapi melalui proses yang sangat panjang. Niatan awal Prof. Azyumardi Azra, Ph.D. mendirikan Studia Islamika adalah karena giat meneliti Islam dari berbagai perspektif telah menjamur, namun pembahasan tentang hanya fokus pada dunia Timur Tengah sehingga Islam Indonesia tidak mendapat tempat, padahal Indonesia merupakan negara dengan penduduk mayoritas Islam terbesar di dunia dengan berbagai budaya dan tradisi keislaman yang bermacam-macam, oleh karena itu untuk memfasilitasi para ilmuwan mendisiminasikan hasil risetnya tentang Islam Indonesia didirikanlah Studia Islamika tahun 1994 oleh Prof. Azyumardi Azra dan peneliti PPIM (Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat) serta ilmuwan-ilmuwan di empat benua.

Begitu juga Prof. Al-Makin, Ph.D., juga mengatakan jurnal merupakan sarana untuk menuangkan hasil risetnya agar dapat diketahui oleh masyarakat di seluruh dunia, oleh karenanya tulisan harus baik dan berkualitas. Sebagai Editor in Chief jurnal Al-Jami’ah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini, Prof. Al-Makin meng-klinik para peserta satu persatu yang hadir dengan melatih dalam soal menulis artikel yang baik. “Jika tulisan anda ingin diterima di Jurnal Internasional, maka perbaikilah tulisan anda agar qualified”. Ungkap Prof. Al-Makin.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *