Berita Kampus

38 Delegasi Daerah Santri DALWA Warnai Persaingan Debat Bahasa Arab

Pasuruan- Kamis ( 22/03/2018 )  pengurus BEM INI Dalwa berkerja sama dengan Qism Lughoh serta Orasada mengadakan acara debat yang bertajuk بطولة الحواري الأولى  للمناظرات باللغة العربية  yang dalam bahasa Inggrisnya Hawari Arabic Debating Championship.  Acara ini langsung menjadi acara yang sangat bergengsi dan berkelas di pondok pesantren Darullughah Wadda’wah. Diikuti oleh 38 tim dari semua organisasi santri daerah serta beberapa organisasi santri luar negeri, seperti Malaysia serta Kamboja.

Acara ini diadakan atas usulan Al Ustadz Abdurrahman bin Aqil dengan izin dan persetujuan Abuya Al Habib Ali Zainal Abidin Bin Hasan Bin Ahmad Baharun. Beliau juga yang memberikan tema dalam  acara ini yaitu عبر براًيك وأقعنع آخرين   yang artinya, “Ungkapkan pendapatmu dan puaskanlah yang lain.”

Tema ini diangkat dengan maksud agar para santri berani untuk mengungkapkan apa yang ada di pikirannya untuk bisa mengembangkan cara pemikirannya kedepan. Dalam hal ini saudara Ulum di tunjuk langsung oleh Al Ustadzz Abdurrahman bin Aqil untuk menjadi ketua dalam acara ini dan wakilnya yaitu saudara Fahmi, santri asal Lombok.

Pembukaan acara ini berlangsung di Masjid Baitul Ghofar yang dibuka langsung oleh Al Ustadz Abdurrahman Bin Aqil. Ruang pelaksanan lomba debat ini berada di tiga tempat; pertama di gedung Hatim Baghoffar, yang kedua di Ruang pascasarjana dan yang ketiga di Qo’ah Ammah. Agar bisa menghemat waktu, perlombaan ini berlangsung selama tiga  minggu yang diadakan setiap malam Jum’at saja. Puncaknya, pada pada hari Kamis (29/03/2018), final yang sekaligus penutupan ini berlokasi di Lapangan Utama Dalwa. Tim yang masuk dalam final yaitu delegasi dari ISRAR Banjarmasin melawan delegasi ISKAB Kalimantan Barat. Setelah terjadi persaingan ketat diantara keduanya, ternyata delegasi ISKAB yang berhak mendapatkan trofi bergilir Juara I. Semua pemenang dalam perlombaan ini mendapatkan sertifikat dan mendapatkan uang pembinaan dari Al Ustadz Abdurrahman bin Aqil, tidak hanya itu pada tiap tim yang memiliki debater terbaik juga memperoleh sertifikat.

Tujuan diadakan perlombaan ini untuk menghidupkan bahasa Arab dan mencari bakat  unggulan debaters yang bisa diikutsertakan disetiap event perlombaan debat bahasa Arab. Harapan kedepannya acara ini bukan hanya mengikutsertakan santri ponpes Darullughoh Wadda’wah saja melainkan dibukakan pintu untuk seluruh santri atau  mahasiswa yang ingin menunjukkan kemampuannya dalam berbahasa Arab. Alfi Fakhruddin/Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *